News Pelaihari – Liburan Rabu siang berubah pilu saat satu unit Toyota Avanza menabrak tikungan di kawasan Gunung Kayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari. Sekitar pukul 15.30–15.35 WITA pada 7 Mei 2025, tiga mahasiswa tewas dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Kronologi Singkat & Korban
Baca Juga : PODCAST – Batu Kulit Ular Tahura Sultan Adam jadi warisan langka dunia
Mobil bernomor polisi DA 1795 ID melaju dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari. Menurut Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, kendaraan oleng saat melewati jalan bergelombang, kemudian terbalik hingga empat kali. Akibatnya, pengemudi Iqbal dan dua penumpang, Agus dan Rizal, terpental keluar dari mobil dan meninggal di lokasi.
Korban yang selamat terdiri dari lima orang, yang mengalami berbagai luka: satu penumpang menderita patah tulang kaki kiri, satu mengalami robekan kaki kiri, satu lagi patah tulang dagu, sementara dua lainnya hanya luka ringan dan shock. Mereka sempat dirawat di RSUD Boejasin Pelaihari setelah evakuasi oleh tim relawan dan unit laka Polres Tanah Laut.
Penanganan di TKP dan Evakuasi
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) segera dilakukan oleh unit laka bersama tim emergency dan relawan lokal. Arus lalu lintas sempat terganggu akibat lokasi kecelakaan yang berada di tengah jalan, namun berangsur normal kembali berkat sigapnya petugas dan tim evakuasi.
Menurut laporan dari Radar Banjarmasin, ketiga korban adalah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, yaitu Muhammad Idi Iqbal (Pendidikan Agama Islam), Agus Salim (Manajemen Pendidikan Islam), dan Muhammad Ayatturahim Rijalullah (PGMI).
Teman-teman mereka masih mencoba menerima kenyataan pahit itu. Salah satunya, Siti Rahmah, mengenang Iqbal sebagai sosok ceria dan humoris:
“Dia suka bercanda, menghibur, dan mengajak teman-teman berkumpul… Kehadirannya selalu membuat suasana menjadi lebih ceria.”
Reaksi dan Imbauan
Kapolres menyayangkan tragedi ini dan menyampaikan harapan pentingnya keselamatan berkendara, apalagi di ruas jalan menantang seperti Gunung Kayangan. Ia mengimbau agar pengendara lebih mengutamakan kewaspadaan daripada kecepatan.l
Kesimpulan
Kecelakaan tunggal di Jalan Gunung Kayangan Pelaihari pada 7 Mei 2025 ini kembali mengingatkan akan pentingnya kehati-hatian berkendara di jalan berbukit dan berkelok. Kejadian tragis ini merenggut tiga nyawa mahasiswa muda yang tengah merencanakan perjalanan penuh kebahagiaan. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, dan semoga luka yang dialami para korban lain segera pulih.









