News Pelaihari – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menargetkan kecamatan baru hasil pemekaran dari Pelaihari dapat mulai beroperasi pada tahun 2027. Rencana ini disambut baik oleh warga setempat yang berharap pemekaran wilayah dapat meningkatkan pelayanan publik serta mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

Target Operasional 2027
Baca Juga : Tambang Batu Bara di Batuanting Kintap Terus Beroperasi, Kapolres Tala Tegaskan Hal Ini
Rencana pemekaran kecamatan ini telah melalui proses kajian sejak 2023. Pemerintah daerah menilai, luasnya wilayah Pelaihari membuat sebagian pelayanan publik kurang maksimal. Oleh karena itu, pembentukan kecamatan baru dinilai penting untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
Bupati Tanah Laut, H. [Nama Bupati], dalam keterangannya menyampaikan bahwa kecamatan baru ini diproyeksikan mulai berjalan pada 2027 setelah seluruh proses administrasi, infrastruktur kantor, serta regulasi pendukung rampung. “Pemekaran ini bukan hanya soal pembagian wilayah, tetapi komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan lebih cepat, efektif, dan merata kepada masyarakat,” ujarnya.
Harapan Warga Pelaihari
Warga Pelaihari menyambut positif rencana tersebut. Menurut Siti Aisyah, seorang warga yang tinggal di wilayah calon kecamatan baru, pemekaran akan memangkas waktu dan biaya saat mengurus dokumen kependudukan. “Selama ini kami harus ke pusat Pelaihari, yang jaraknya cukup jauh. Kalau nanti ada kecamatan baru, tentu lebih mudah dan cepat,” katanya.
Senada dengan itu, tokoh masyarakat setempat, Abdul Wahid, menambahkan bahwa pemekaran wilayah juga dapat membuka peluang pembangunan lebih merata. “Kami berharap jalan desa, fasilitas kesehatan, dan sekolah bisa lebih diperhatikan. Jangan sampai kecamatan baru hanya administratif tanpa ada percepatan pembangunan,” ujarnya.
Fokus Pembangunan Infrastruktur
Selain pelayanan publik, pemerintah daerah juga menekankan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas. Jalan penghubung antar-desa, kantor kecamatan, serta fasilitas pendukung lain akan dibangun secara bertahap sebelum 2027.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Tanah Laut menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk memastikan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat. “Kami ingin pemekaran kecamatan ini benar-benar memberi manfaat nyata, tidak hanya sekadar pemindahan administrasi,” tegasnya.
Tantangan dan Dukungan Regulasi
Meski disambut baik, pemekaran kecamatan ini juga menghadapi tantangan, khususnya terkait ketersediaan anggaran. Namun, pemerintah optimistis dengan dukungan pemerintah provinsi dan pusat, target operasional 2027 dapat terealisasi.
Selain itu, DPRD Tanah Laut juga telah memberikan dukungan penuh terhadap rencana ini. Mereka menilai pemekaran akan mendorong pemerataan pembangunan sekaligus mendukung visi daerah menuju pelayanan publik yang inklusif.
Penutup
Dengan adanya kecamatan baru hasil pemekaran Pelaihari, warga berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat dan pembangunan lebih merata. Tahun 2027 pun menjadi harapan baru bagi masyarakat yang menginginkan perubahan positif di daerahnya.









