, ,

Mensesneg: Banyak Capaian Positif, Pemerintah Terus Evaluasi Kinerja

by -1416 Views
cek disini

News Pelaihari – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa meski banyak capaian positif telah diraih, pemerintah akan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja setiap kementerian dan lembaga.
>Pernyataan itu disampaikan Mensesneg usai menghadiri rapat koordinasi nasional di Jakarta, Senin (13 Oktober 2025), yang membahas hasil capaian program prioritas dan efektivitas kebijakan lintas sektor.

Isu Reshuffle Menguat, Mensesneg Prasetyo Hadi: Presiden Masih Evaluasi  Kinerja Menteri - Kilat
Mensesneg: Banyak Capaian Positif, Pemerintah Terus Evaluasi Kinerja

Menurut Prasetyo, evaluasi bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari sistem pengawasan dan peningkatan kualitas kebijakan publik. Ia menilai bahwa keberhasilan program pemerintah harus diimbangi dengan kemampuan memperbaiki diri secara terus-menerus.

Baca Juga : Prabowo Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

“Pemerintah mencatat banyak kemajuan di berbagai bidang. Namun, setiap capaian tetap harus dievaluasi agar hasilnya semakin optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Prasetyo.


Capaian Nyata di Bidang Ekonomi dan Sosial

Mensesneg menyebut sejumlah capaian positif yang telah diraih pemerintah dalam satu tahun terakhir, antara lain peningkatan kinerja ekspor nonmigas, penurunan angka pengangguran terbuka, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui program dana desa dan bantuan sosial.

Selain itu, pemerintah juga mencatat perbaikan signifikan dalam digitalisasi layanan publik dan percepatan proyek strategis nasional.

“Transformasi digital di berbagai sektor sudah mulai menunjukkan hasil. Masyarakat kini bisa mengakses layanan publik dengan lebih cepat dan transparan,” tambahnya.

Prasetyo juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program, terutama yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).


Kemensetneg Dorong Reformasi Birokrasi dan Transparansi

Dalam konteks tata kelola pemerintahan, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terus melakukan reformasi birokrasi internal dan memperkuat sistem pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan presiden.

Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara.

“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh kebijakan yang diambil berdasarkan data, hasil evaluasi, serta rekomendasi dari audit internal dan eksternal,” jelas Mensesneg.

Selain bekerja sama dengan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kementerian PANRB, Kemensetneg juga membangun sistem pelaporan digital guna mempercepat proses monitoring capaian kinerja di setiap lembaga negara.


Terus Berbenah Hadapi Tantangan Global

Di tengah kondisi global yang tidak menentu, seperti fluktuasi ekonomi dan perubahan iklim, pemerintah diminta tetap adaptif terhadap berbagai tantangan.
Mensesneg menyatakan, kemampuan beradaptasi hanya bisa dicapai jika evaluasi dilakukan secara konsisten dan berbasis hasil (result-oriented).

“Kinerja pemerintah bukan hanya soal capaian angka, tapi juga bagaimana kebijakan memberikan manfaat langsung bagi rakyat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga terbuka terhadap kritik dan masukan konstruktif dari akademisi, media, serta masyarakat sipil sebagai bentuk partisipasi dalam memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan.


Kesimpulan: Pemerintah Berhasil, Tapi Tak Berhenti Berbenah

Pernyataan Mensesneg menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak berpuas diri dengan capaian yang ada. Evaluasi berkelanjutan menjadi pondasi penting untuk memastikan kebijakan tetap relevan, efektif, dan berpihak pada rakyat.

Melalui pendekatan evaluatif dan kolaboratif, pemerintah berupaya menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.