News Pelaihari — Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Pelaihari terus memperkuat dukungannya terhadap pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tanah Laut. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyelenggaraan Asistensi dan Penyerahan Sertifikat Halal kepada dua UMKM binaan, sekaligus memberikan edukasi mendalam terkait program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Dua UMKM Resmi Kantongi Sertifikat Halal
Dalam kegiatan yang digelar pekan ini, KPPN Pelaihari menyerahkan sertifikat halal kepada UMKM Mama Zhofa dan UMKM Cireng Paman Legend. Kedua pelaku usaha tersebut telah melalui proses pendampingan, verifikasi produk, hingga penilaian sesuai aturan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Baca Juga : Anak-Anak SLBN 1 Pelaihari Rayakan HDI 2025 dengan Pamer Bakat
Kepala KPPN Pelaihari, melalui pernyataan resminya, menegaskan bahwa pemberian sertifikat halal menjadi langkah penting bagi UMKM dalam meningkatkan kepercayaan konsumen.
“Sertifikat halal memberikan nilai tambah signifikan bagi produk UMKM. Selain memperluas akses pasar, konsumen akan lebih yakin terhadap keamanan dan kualitas produk yang dihasilkan,” ujarnya.
Ia berharap penerimaan sertifikat tersebut dapat memicu UMKM lain untuk mulai mengurus legalitas dan kelengkapan standar produk.
Edukasi Pembiayaan Ultra Mikro bagi Pelaku Usaha
Selain penyerahan sertifikat halal, KPPN Pelaihari turut memberikan edukasi terkait Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Program yang merupakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat tersebut bertujuan membantu pelaku usaha skala mikro yang belum mendapatkan akses pembiayaan perbankan.
Materi yang disampaikan mencakup persyaratan pengajuan, lembaga penyalur resmi UMi, besar plafon pinjaman, hingga tata cara pengembalian yang dinilai lebih fleksibel dibandingkan kredit komersial.
“UMi merupakan pembiayaan yang dirancang khusus untuk pelaku UMKM yang baru merintis atau memiliki modal terbatas. Kami ingin memastikan mereka memahami skema ini sehingga dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha,” jelas petugas layanan UMi dari KPPN Pelaihari.
Peserta juga memperoleh pendampingan mengenai cara menyusun rencana usaha, pencatatan keuangan sederhana, hingga strategi pemasaran produk.
Komitmen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
KPPN Pelaihari menegaskan komitmennya untuk terus mengakselerasi pertumbuhan UMKM di Tanah Laut melalui program pembinaan berkelanjutan. Pendampingan legalitas, akses pembiayaan, serta edukasi manajemen usaha disebut sebagai langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“UMKM adalah pilar ekonomi daerah. Dengan kapasitas yang meningkat, mereka tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Kepala KPPN.
Pihaknya juga membuka peluang kolaborasi dengan dinas terkait, perbankan, dan lembaga pembiayaan agar UMKM dapat memperoleh layanan yang lebih komprehensif.
Dorong UMKM Naik Kelas
Dengan adanya sertifikat halal dan akses informasi pembiayaan, dua UMKM binaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produksi, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing.
KPPN Pelaihari menargetkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha di Tanah Laut.