News Pelaihari – Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pada Kamis malam (7/11/2025). Sedikitnya lima rumah warga hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Api Cepat Menyebar di Permukiman Padat
Menurut keterangan saksi mata, api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.15 WITA dari salah satu rumah warga di Jalan Ahmad Yani Gang Kenanga. Angin kencang dan struktur rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat merembet ke bangunan di sekitarnya.
Baca Juga : Seluruh Direksi PAM Bandarmasih Diberhentikan, Bongkar Total Manajemen
“Saya lihat api langsung membesar dari dapur rumah Pak Rahman. Dalam hitungan menit, api sudah menjalar ke rumah tetangga,” tutur Rudi, salah satu warga yang turut membantu evakuasi.
Petugas pemadam kebakaran yang mendapat laporan segera menuju lokasi dan mengerahkan sedikitnya delapan unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Tanah Laut. Setelah berjibaku selama kurang lebih 50 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.05 WITA.
Respons Cepat Tim Damkar dan Aparat Setempat
Kepala Disdamkarmat Tanah Laut, Suhardi, membenarkan bahwa kebakaran tersebut melanda lima rumah warga, tiga di antaranya rusak berat. Ia mengapresiasi kerja cepat tim gabungan dan warga yang membantu proses pemadaman.
“Petugas tiba dalam waktu singkat dan langsung melakukan pemadaman dari dua sisi agar api tidak menjalar lebih luas. Dalam waktu sekitar 50 menit, api berhasil dipadamkan,” jelas Suhardi.
Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut terhadap jumlah kepala keluarga terdampak. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan bantuan sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal,” ujarnya.
Penyebab Diduga Korsleting Listrik
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik dari salah satu rumah. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kapolsek Pelaihari, AKP Andi Rudi, mengatakan tim Inafis sudah dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa instalasi listrik di rumah yang menjadi sumber api,” kata AKP Andi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim pancaroba seperti saat ini. “Pastikan instalasi listrik aman dan hindari menumpuk colokan atau meninggalkan peralatan elektronik menyala saat ditinggal,” tambahnya.
Pemkab Siapkan Bantuan Darurat
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui BPBD dan Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok, pakaian, dan tenda bagi para korban. “Kami pastikan para warga terdampak mendapat tempat penampungan sementara,” ujar perwakilan BPBD setempat.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.